Penyebar Hoax – 1) Pencari Surga atau Penghindar Neraka

Surga dan Neraka adalah tempat yang saling berlawanan yang dipercaya Umat Agama Samawi menjadi tempat di akhir zaman atau sebagaian berpendapat ini adalah tempat setelah kematian, Neraka ada yang yang mengatakan tempat penyiksaan abadi, ada yang menyebut sementara sebagai tempat penyucian atas dosa, yang pasti hanya ada satu pada saatnya.

Hannah Greer: Heaven or Hell (Surga dan Neraka)
Hannah Greer: Heaven or Hell (Surga dan Neraka) (photo: fineartamerica.com)

Surga tentu yang di cari semuat pengikut Agama Samawi karena Neraka digambarkan sebagai tempat  penyiksaan abadi, api yang tak pernah padam dan gertak gigi yang tak pernah berhenti, sebagian percaya bahwa penyiksaan ini tidak akan berkesudahan. Sebagian ada yang berpendapat bahwa surga tempat penyucian/Api penyucian.

Banyak silang pendapat mengenai hal ini.

Secara sederhana Surga bisa digambarkan sebagai tempat abadi yang nyaman dan menyenangkan diri dan tentunya menjadi tempat yang dikejar dan di incar dan sangat diperjuangkan.

Dan sudah barang tentu Neraka sebagai tempat penyiksaan (abadi) sudah pasti bukan suatu pilihan bagi penganutnya.

Cara dan teknik untuk mendapatkan Surga itu juga bermacam-macam, tentu sesuai dengan keyakinan masih masing sajalah, karena tiap Agama punya aliran-aliran yang mungkin dan memungkinan punya tafsir yang mengatur jalan ke Surga dengan lebih spesifik dan terperinci.

Mereka yang mencari jalan untuk menggapi surga itu dalam pemahaman saya dapat di bagi menjadi dua kelompok besar menurut cara pandangnya, yakni:

1/ Kelompok pencari Surga

Kelompok Pencari Surga adalah istilah yang saya definisikan sebagai orang-orang yang merintis jalan kesurga dengan turut merintis terjadinya kenyamanan dan kesenangan akan terjadinya gambaran Surga itu sendiri di dunia ini, yakni dalam kehidupan Pribadi, lalu rumah tangga, lalu lingkungan sekitar (masyarakat), lalu kelompok, lalu Bangsa dan Negara dan Masyarakat Dunia sebagai bagian universal.

Kelompok Pencari Surga yang saya istilahkan ini adalah mereka yang mencoba membangun dan berperan aktif dalam menciptakan kenyamanan yang menyenangkan itu, dari ruang lingkup Pribadi dan secara berkesinambungan ke ruang lingkup lebih luas.

Tentunya karena melibatkan unsur di luar Pribadi dan tanpa batas, maka kecendurangan dalam bersikap dan berbuat terlihat sekali dengan berusaha mengurangi kerugian semua pihak yang berinteraksi di luar Pribadi yang di timbulkan diri sebagai Pribadi atau akibat interaksi yang melibatkannya.

Dan juga selalu ingin membuat atau meninggalkan sebuat kenangan manis atau kesan positif sebisa mungkin.

Kelompok Pencari Surga itu cenderung ingin menggali secara berkesinambungan untuk  berbuat lebih dan lebih lagi dengan melibatkan apa yang kita sebut rasa kemanusiaan.

Kelompok Pencari Surga ini tidak akan membatasi diri atau membatasi efek dari interaksi yang terjadi yang secara melibatkan diri secara langsung atau tidak.

 

2/ Kelompok Penghindar neraka

Penghindar akan neraka saya defenisikan sebagai orang-orang yang berusahan untuk mendapatkan yang namanya pahala sebanyak mungkin dengan tidak memperdulikan orang lain (dan atau kelompok lain) akan kerugian yang timbul maupun terimbasnya akan dampak yang tidak baik. Orang lain atau kelompok lain disini yang dimaksud adalah mereka yang ada di luar Pribadinya atau di luar kelompoknya, yang dianggap sebagai personal/kelompok yang tidak lebih baik atau malah lebih buruk dari diri dan kelompoknya.

Diluar sifat eksklusifisme  yang merasa diri atau kelompoknya lah yang paling benar, kelompok ini cenderung mendewakan dan menganggap seseorang atau beberapa orang sebagai panutan yang tanpa cela, menerima dan menanamkan doktrin dengan cepat dan konsisten.

Kelompok ini termasuk kelompok orang-orang yang cepat dalam berhitung secara matematis misalnya segala sesuatu yang dianggap Pahala dengan cepat dilakukan, karena ingin menabung pahala sebanyak mungkin dan semudah mungkin, cendrung tidak terlalu mau ambil pusing apakah yang dilakukan itu bergunan atau mengganggu orang lain atau kelompoknya, begitulah tertanan dengan otomatis menggerakkan perilakunya.

Jadi silahkan merenungkan dan menempat kelompok dari penyebar hoax itu.

Tag: surga yang tak dirindukan, surga dan neraka, surga dunia, surga adalah, surga atau neraka, surga atau neraka, neraka jahanam, neraka jahanam dan penghuninya, neraka dan penghuninya, neraka adalah, Pembangunan Karakter, pembangunan karakter bangsa, pembangunan karakter sebagai modal menghadapi tantangan global, pembangunan karakter anak, pembangunan karakter diri, pembangunan karakter bangsa, pembangunan karakter generasi muda, hoax adalah, hoax artinya, hoax itu apa, penyebar hoax

Karles H. Sinaga

Karles H. Sinaga

Pewaris Nusantara - Founder: Batak.web.id - Akun Facebook