Sidang Kasus Ahok: 1. Untung Rugi Antara Terbuka atau Tertutup

Umumnya stasiun televisi setuju untuk tidak menggelar Sidang kasus Ahok secara terbuka. Kecuali TV one yang seperti biasa ingin tampil beda mungkin, sehingga tidak mengirimkan utusan dalam Diskusi Etika, Live Report Persidangan Ahok yang digelar di Dewan Pers 9 Desember 2016 yang lalu.

Sidang yang eksentrik ini ini benar-benar akan menarik rating siaran yang sangat tinggi. Karena materi sidang sudah pasti akan bicara isu kontroversi, yang bagi yang mengikuti informasi dianggap sarat kepentingan politik, terlebih jika Hakim tidak bijak dalam mengambil sikap dalam tata cara dan proses persidangan.

Rusuh Sidang Mahkamah Konstitusi (MK
Rusuh Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) Pilkada Maluku Nov 2013 (photo: Liputan6.com)

Adakah TV One benar-benar ingin mengambil keuntungan sendiri dalam issue Sidang Ahok ini? Melihat sepak terjang TV swasta yang satu ini hal itu sangat memungkinkan dan sudah terjadi berkali-kali, yang konon demi mencerdaskan bangsa. Ya memang Mekar bisa karena memar seperti judul novelnya Alex L Tobing.

Sidang ini bisa menjadi runyam jika Hakim terlibat dalam diskusi aktif terlebih jika Hakim sebagai bisa terlibat secara manusiawi mengarahkan saksi pada hal yang seperti diyakini sang Hakim, yakni dalam mengumpulkan informasi saat pengadilan berlangsung.

Terlebih kalau kedua belah pihak yang menuntut dan dituntut membawa massa maka keadaaan akan makin runyam, ditambah lagi kalau saksi itu punya pendukung fanatik dan merupakan tipe orang yang hanya mau didengar  atau bahkan lupa diri bahwa dia dipanggil sebagai saksi, sehingga malah tingkahnya akan menjadi seperti  Hakim di kursi Saksi.

Kehebohan akan terjadi jika Hakim terpancing dengan nada keras untuk menghentikan saksi seperti itu berbicara terus.

Kemudian akan ada pihak yang bermain sengaja atau tidak dengan mengemborkan isu penistaan Hakim pada sang Saksi yang tentunya Saksi ini dianggap orang yang benar dan tak bisa salah, maka Hakim pun akan menjadi topik bulan-bulanan baru.

Belum lagi jika ada kubu lain membuat tulisan berbau propaganda menohok betapa buruknya sang saksi dan yang tidak kenal etika atau dan lain sebagainya. Ya ada yang memang spesialis dengan analisa tajam yang mampu menelanjangi sasarannya, sesuatu yang tak perlu dan penting diketahui oleh masyarakat awam sebenarnya.

Belum lagi jika ada saksi dari pihak yang berlawanan dimana Saksi tersebut sudah digembar gemborkan selama ini sebagai sesat, lupa diri dan lain sebagainya, maka bisa terjadi keriuhan bak lapangan sepakbola bisa terjadi.

Ketersinggungan dari para pendukung adalah yang paling mengkawatirkan.

Semua saksi terutama pada materi tafsir tentu adalah seorang yang di kagumi oleh pengikutnya dan punya masa pendukung yang tidak sedikit. Anggapan penghinaan atas orang di hormati akan bisa memicu kekacauan luar biasa di tingkat akar rumput.

Kekawatiran ini tentu berlebihan, jikalau semua elemen yang berselisih pendapat sepakat menyetujui dan memang mengarah untuk mendapatkan keadilan seadil-adilnya lewat Lembaga Pengadilan dengan menghormati aturan main yang berlaku dannetizen tidak mau terpancing atau dipancing untuk saling serang.

Akan tetapi karena saratnya masalah ini dengan konflik kepentingan ditingkat elit, maka tentu keadaan bisa makin runyam dan berbahaya, karena untuk membuat sidang ala team sepakbola yang dihukum yakni tanpa penonton akan menjadi kontroversi berikutnya.

Terlebih jika jika di media sosial pihak yang sengaja atau hanya karena tersinggung kembali membuat serangan-serangan atau meme yang menyindir maka pertentangan itu akan makin ramai dan bisa menjurus ke arah berbahaya.

Dan saya tidak yakin tv yang hanya kejar rating dan keuntungan itu akan mau memikirkan ini, meski harusnya yang punya acara malu akan hal yang sudah berlalu dimana mereka turun menjadi bagian pembakar yang luar biasa baik disengaja atau tidak.

Semua kita gantungkan pada kebijaksanaan Hakim yang akan memutuskan jalan terbaik dan tentu butuh dukungan dan doa kita semua.

Salam Pewaris Nusantara.

 

sidang ahok, sidang kasus ahok, persidangan kasus ahok, sidang ahok terbaru, sidang ahok kapan, penistaan agama, penistaan agama adalah, pasal penistaan agama,

Karles H. Sinaga

Karles H. Sinaga

Pewaris Nusantara - Founder: Batak.web.id - Akun Facebook