Harapan Baru Itu Ada Atas Trump

Saya adalah sedikit dari orang yang masih punya harapan lebih pada Presiden terpilih Donald Trump ketimbang Hillary dan Partai Demokrat nya. Tentunya ini adalah pendapat pribadi yang setidaknya dari 6 orang teman makan siang, hanya saya yang menganggap Trump akan punya harapan dunia lebih baik ketimbang Hillary terpilih.

pernah di publish di seword.com.

Ada artikel yang saya baca dulu mengenai beda gaya pemerintahan Presiden AS dari Partai Republik dan Partai Demokrat. Menurut penulis yang saya lupa, Partai Republik cenderung mencampuri langsung urusan suatu Negara lawannya dengan melakukan intervensi langsung sementara Partai Demokrat akan lebih cenderung intervensi tidak langsung.

Ini adalah salah satu hasil kekaleman dari Barrack Obama dan Partai Demokrat
Ini adalah salah satu hasil kekaleman dari Barrack Obama dan Partai Demokrat yang memimpin Polisi Dunia (photo: liputan6.com)

Saya lihat gaya Clinton memimpin tidak cenderung frontal tapi disenangi banyak orang, karena sepintas seperti merangkul dan mengayomi, yang menurut artikel lain yang saya baca sebenarnya dia lahir dari generasi anti CIA.

Entah CIA nya yang salah atau Clinton yang mengabaikan mereka, maka baru 8 bulan paska penggantinya Bush Junior memimpin Menara kembar di Ney York di serang dengan dua pesawat, yang kita kenal sebagai serangan 9 September 2011.

Serangan yang memalukan, langsung menghujam pada jantung Amerika, seperti penulisnya menyatakan sulit menyalahkan Bush Junior atas kejadian itu, secara logis tentu serangan seperti ini tidak akan muncul dalam waktu yang singkat atau seketika.

Bush hanya memimpin dua periode (Clinton juga 2 periode = 8 tahun) – inilah satu alasan yang saya dukung bahwa ada kelalaian Clinton selama 8 tahun memimpin, yang harus ditanggung oleh Bush yang seperti terbakar kemarahannya akan balas dendam semata, membuat dia menjadi Presiden ter jelek Amerika bagi rakyat Amerika sendiri sepanjang sejarah.

Dan sepertinya mudah Barrack Obama mengalahkannya. Barrak Obama dari Partai Demokrat kembali seperti gaya Clinton yang tidak mau langsung intervensi atas masalah Negara lain.

Obama lah yang menarik Pasukan dari Irak paska lengser nya Bush, yang menghasilkan hadirnya Negara ISIS yang hingga kini masih menjadi masalah besar di timur tengah dan merembet hampir keseluruh dunia.

Begitu juga paska tumbangnya Presiden Libya Moammar Kadhaffi tahun 2001, ya perang ini di sulut oleh Bush tapi kemudian saat Obama memimpinlah Kadhaffi tewas.

Di balik kekejamannya, kisah seks nya dan semua hal negatip lainnya, kabar yang saya dapat rakyat Libya yang terbilang cukup makmur saat Kadhaffi berkuasa dan benar-benar babak belum dalam perang segitiga antara Pemberontak, pemerintah dan juga ISIS paska Kadhaffi tewas. Hal yang juga gagal di selesaikan oleh Obama menjelang habisnya masa kekuasaannya.

Perang Suriah juga seperti sinyalemen bahwa Obama dan Clinton (yang konon yayasan nya didukung Negara-negara Arab sebagai donatur terbesar), seperti terlalu lemah atau terlalu bersahabat dengan Iran dan Arab Saudi, sehingga Perang saudara di Suriah memainkan Rusia dan Amerika bukan sebagai pihak ketiga lagi seperti saat perang dingin.

Pihak ketiga adalah Iran dan Arab Saudi, Rusia dan Amerika menjadi pihak keempat dibelakang Iran dan Saudi.

Belum lagi perang Afganistan yang telah membuat Amerika keluar sebagai pemenang perang dingin akibat Bubarnya Uni Soviet (Bangkrut karena perang Afganistan), hingga hari ini Perang masih merupakan hal rutin di Afganistan, meski Osama sudah ditembak mati Jaman Obama.

Sulit melepaskan rentetan peristiwa itu dari kealpaan dari 8 tahun pemerintah Clinton (Demokrat) dan di selingi Babak Belurnya Amerika selama 8 tahun Jaman Bush Junior (akibat serangan 11 Sep dan pembalasan dari Bush dengan mengirimkan pasukan AS) serta hampir 8 tahun kekuasaan Obama.

Di masa pemerintahan Obama ini kita melihat jutaan arus Pengungsi akibat perang berkepanjangan, yang saya tidak yakin Hillary akan lebih baik dari Obama untuk mengurangi atau mengatasi masalah pengungsian ini ke akar-akarnya.

Setidak yakinnya Putin pada Hillary juga mungkin.

Itulah alasan saya lebih cenderung berharap Trump lebih punya peluang untuk menghentikan pengungsian dengan cara lebih baik dengan membuat Negara asal mereka lebih tentram dan “terkontrol” dengan tidak mendahulukan isu Demokrasi pada masyarakat yang tidak siap untuk itu.

Meski ada kekawatiran Indonesia tidak akan semanja Obama saat Trump memimpin terlebih kasus Freeport. Semoga yang ini tidak, dan dunia bisa lebih baik dan manusiawi.

Salam Pewaris Nusantara.

 

X tentang donald trumpX tentang donal trumpX donald trump jrX donald trumpX pemilihan presiden amerika serikatX pemilihan presiden amerikaX pemilihan presiden amerika 2016X truman doctrine adalahX truman doctrineX tentang trump presiden as

Karles H. Sinaga

Karles H. Sinaga

Pewaris Nusantara - Founder: Batak.web.id - Akun Facebook