Aksi Damai 212: Hasrat Habib Rizieq didepan Presiden

Siapakah Habib Rizieq jika didepan Presiden Jokowi? Jawabannya dapat kita lihat dalam rekaman video saat Presiden menemui Rakyatnya di Aksi Massa Damai 2012.

presiden menemui Rakyat di Aksi Massa 212
presiden menemui Rakyat di Aksi Massa 212 (Photo: http://wartakota.tribunnews.com)

Ada hal menarik dalam rekaman video kemarin saat Bapak Presiden RI Joko Widodo datang menemui rakyatnya yang melakukan aksi damai 212. Sesuatu yang mungkin luput dan  sulit di luputkan dari Pandangan. 

Dalam rekaman video ini terlihat saat Presiden kita mulai Berbicara di sebelah kanannya ada Pak Wakil Presiden Jusuf Kalla dan disusul Pak Menko Polhukkam Bapak Wiranto.

Menarik melihat posisi awal Bapak Wiranto ini, dimana awalnya, tanggannya sepertinya tergantung biasa saja, sampai beberapa saat kemudian memegang pundak seorang Prajurit berbaret biru seperti menghalalangi seseorang atau memagari jalan menuju Presiden.

Setelah itu muncul Habib Rizieq, dalam hal ini saya melihat Pak Wiranto menghalangi Habib Rizieq, yang mungkin tujuannya baik, masih dan tetaplah berpikir positif, beliau berbicara sesuatu dengan pak Menteri mungkin mau berdiri dekat atau diapit dua orang nomor wahid Negeri ini.

Kemudian di menit berikutnya dengan maaf seperti “setengah memaksa” Habib Rizieq menyalami wakil Presiden dan kelihatan semangat semantara wakil Presiden senyam senyum. Dan setelah bersalaman dengan Pak Wiranto termasuk cukup jabatan tangan mereka (atau Pak Menteri sengaja Menahan beliau?) saat itu tangan Pak Wiranto telah terjuntai seperti biasa.

Nah kembali tangan Wiranto memegang pundak Prajurit itu dan memagari Presiden setelah Habib Rizieq menyalami Wapres, akhirnya Habib Rizieq mengambil Mike yang di sodorkan dan menyambut/menyahut pidato Presiden.

Dalam hal “Presiden”lah dalam kelembagaannya yang masih dalam Gengsi atau kehormatan untuk bertemu Habib Rizieq. Dan saya melihat Habib Rizieq sepertinya senang dekat dengan Presiden meski belum bisa menjabat tangannya, setikdanya akhirnay dia bisa menunjukkan betapa akhirnya Presiden bisa hadi di acaranya.

Ini adalah “Gengsi” Lembaga Kepresidenan semata yang harus di jaga saya kira, hingga meraka tidak saling berjabat tangan, bukan Gengsi seorang Jokowi secara pribadi yang langsung belok kiri selesai berpidato.

Jabi Bieb bukan karena Presiden kita sombong ya…… Mungkin lain kali bawalah terus kesejukan hanya itu syaratnya kupikir, dan sabar ya…………. Dan kedepannya buktikanlah karena bagi banyak orang yang berseberangan denganmu risih melihat caramu menyampaikan sesuatu yang sering seperti memprovokasi dan seperti mengikuti seseorang.

Kemarin Presiden itu menemuai rakyatnya sepertinya belum pada takaran menemui seorang Habib Rizieq dengan FPI nya. Presiden yang dengan gagah berani berjalan dari Istana dengan memegang sendiri Payung biru (sindiran mungkin bagi Partai Pak Mantan yang harusnya Pak Mantan memayungi Rakyat bukan membiarkan saat hujan).

Semoga, mari lihat positif saat rentang waktu ini saja. dan maaf mohon untuk tidak melebar kemana-mana. Karena Para Tokoh Bangsa, Media dan semua yang perdulu sudah mengarahakan dengan susah citra dan team Aksi Masa dari Aksi Menuntut Penjarakan Ahok menjadi Aksi Damai 212 Doa bersama demi keselamatan Bangsa, mari mengabaikan riak-riak itu. Dan Habib Rizieq sepertinya masihlah rakyat yang ingin bertemu pemimpimnya, semoga jabatan tangan dengan Wakil Presiden Bapak Jusuf Kalla Kemarin cukup menyenangkan.

Salam Pewaris Nusantara.

https://www.youtube.com/watch?v=U1pAJXHzdqM

X aksi damai 212X aksi 2 desemberX aksi 2 desember 2016X aksi damai 2 desemberX presiden menemui pendemoX presiden menemui demontranX pidato presiden jokowiX pidato presidenX Photo pidato presiden jokowi

Karles H. Sinaga

Karles H. Sinaga

Pewaris Nusantara - Founder: Batak.web.id - Akun Facebook