Konser Lady Gaga: Apa Untungnya bagi Indonesia

Lady Gaga

Ditengah duka dan kontroversi atas jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, konser Lady Gaga pun tidak di ijinkan digelar di Gelora Bung Karno. Dan alasan untuk tidak memberikan ijin kembali menimbulkan kontroversi  lainnya yaitu UU Pornografi, Moralitas dan sejenisnya, menimbulkan kesan seolah Pemerintah hanya menuruti tekanan dari kelompok tertentu.

Jika alasan ini di kaitkan dengan Undang-Undang  “yang di buat terburu-buru” NOMOR 44 TAHUN 2008 TENTANG PORNOGRAFI, maka kesan di paksakan semakin kental karena konsernya sendiri belum berjalan dan delik pelanggarannya belum dipenuhi.

[pullquote]Seolah sebagai gambaran nyata kegagalan Aparat/Pemerintah dalam menyikapi suatu masalah[/pullquote]
Sementara dari sisi moralitas, dimana menurut Wikipedia:  Moralitas adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang memiliki nilai positif, fakta yang ada menunjukkan bahwa nilai negative dari Seorang Lady Gaga sangatlah nyata, diantaranya:
1.  Cara berpakainnya yang selalu menimbulkan kontroversi tidak hanya di Negara ini tentunya,
2.  Pandangan pribadinya tentang pernikahan sejenis,
3. Lirik lagunya Sendiri

Tapi menolak juga bukanlah tindakan bijak karena sebenarnya acara ini bisa dimanfaatkan untuk lebih menguntungkan Indonesia, tentunya dengan aturan yang jelas mengenai konser, pangggung hiburan, baik langsung maupun lewat media yang meliputi misalnya:
Mengenai aturan pakaian yang harus di kawal ketat untuk menghindari kesan kesan seksi atau vulgar.
Lalu pengaturan jarak dia berinteraksi dengan penonton saat di panggung, agar bagian “Vitalnya” tidak langsung terpampang di depan wajah penggemarnya dan sekalian kesan tarian erotisnya bisa benar-benar hilang dan menjadi nilai estetika tersendiri.
Pengaturan dan pengontrolan ketat sudut pengambilan kamera/Gambar agar jangan sekali-kali fokus pada bagian paha, dada dan bokong semata sehingga tarian Inul yang “luar biasa itu” bisa terhindar dari kesan Vulgar dan Porno? Dan lain-lain.

Semoga kelak perbincangan yang sarat kontroversi seperti sekarang ini, sebagai gambaran nyata kegagalan Aparat/Pemerintah dalam menyikapi suatu masalah, bisa dihindari. Dan bukankah menyenangkan kelak sekelas Lady  Gaga berkata : “Saya akan berpakaian Batik dengan sopan demi menghormati Indonesia dan memenuhi kerinduan Penggemar saya di sana.”

Semoga.

Salam Pewaris Nusantara.

==========================================================
Ikuti Pembahasannya di : >>>DETIK – FORUM <<< >>> KASKUS – The Largest Indonesian Community <<< >>> KOMPAS – FORUM <<< >>> TEMPO – FORUM<<<
==========================================================

 

Karles H. Sinaga

Karles H. Sinaga

Pewaris Nusantara - Founder: Batak.web.id - Akun Facebook

Satu tanggapan untuk “Konser Lady Gaga: Apa Untungnya bagi Indonesia

  • Pingback: Konser Lady Gaga: Apa Untungnya bagi Indonesia -

  • Pingback: Konser Lady Gaga: Apa Untungnya bagi Indonesia » kaskus berita dan politik

  • 19 Mei 2012 pada 11:13
    Permalink

    Sebenarnya jika hendak diambil hikmahnya, akan banyak sekali dapat dipetik dari “Gagalnya Konser Lady Gaga di Indonesia” diluar dari kontroversi Pro dan Kontra yang ada sekarang ini… Bagi pihak Penyelenggara hendaknya terlebih dahulu Mempersiapkan seluruh Persiapan akan Konser yang akan diselenggarakan termasuk Perizinan Keamanan Acara Konser, setelah itu barulah dibuatkan Promosi Acara ke media massa dan melakukan penjualan tiket konser dan sebagainya… Bagi Pihak Keamanan mungkin dalam hal ini Kepolisian Negara Republik Indonesia hendaknya juga harus mempersiapkan semua tentang keamanan terhadap rencana konser dengan melakukan pendekatan-pendekatan positif kepada setiap pemuka agama, pemuka negara, sehingga dapat menampilkan Profesionalitas dan kewibawaan POLRI terhadap nasional dan internasional…

    • Pewaris Nusantara
      19 Mei 2012 pada 11:31
      Permalink

      Dan ini masalah ini bukan pertaman kali timbul, dan haruskah terulang lagi, semoga para pengambil kebijakan cepat merumuskan suatu aturan agar tidak terulang kembali dan energi tidak terbuang hanya untuk masalah artis.

Tinggalkan Balasan